Kembang Api dan Api Unggun dalam Media Planning

Kembang Api dan Api Unggun dalam Media Planning. Untuk mempromosikan brand atau produk kepada konsumen, pasti membutuhkan sebuah media entah itu media cetak, media elektronik, atatupun media digital. Penggunaan media yang tepat sangat menentukan keberhasilan kegiatan promosi perusahaan, karena itulah perusahaan perlu melakukan kegiatan media planning atau perencanaan media sebelum memulai aktivitas promosinya.

Media planning adalah sebuah seni dan ilmu pengetahuan dalam merencanakan kegiatan-kegiatan promosi dengan menggunakan media-media yang tepat, di waktu yang tepat, dan menggapai target market yang tepat sehingga terciptanya aktivitas promosi yang efesien dan efektif. Salah satu prinsip dalam media planning adalah mengenai aktivitas apa yang akan dilakukan untuk mempromosikan produk/brang. Dalam Media Planning, terdapat 2 istilah aktivitas promosi yaitu Kembang Api dan Api Unggun.

Istilah kembang api dalam Media Planning melambangkan aktivitas Iklan / Advertising. Seperti halnya Kembang Api, Advertising dapat menarik perhatian pasar, memperkenalkan dan menawarkan produknya dengan cara yang menarik, serta menanamkan rasa kagum akan brand di benak para konsumen yang menyaksikan advertisingnya. Semakin besar dan indah kembang apinya, maka akan lebih besar pula efeknya terhadap konsumen. Melakukan kegiatan advertising sangatlah mudah seperti menyalakan kembang api, anda hanya tinggal menyalakan sumbunya dan membiarkan kembang api tersebut menyala di angkasa. Semua orang dapat melakukannya.

Namun seperti kembang api, Advertising efeknya hanya sebentar dan sangat cepat padam. Dibutuhkan konsistensi untuk terus-menerus menyalakan si “kembang api” untuk tetap menjaga perhatian konsumen terhadap brandnya. tentu saja kegiatan advertising yang harus dilakukan secara terus-menerus ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Jika kembang api melambangkan aktivitas advertising, maka Api Unggun melambangkan aktivitas Social Projects. Sama seperti dalam membuat api unggun, dibutuhkan sebuah proses yang panjang dalam mengembangkan social projects. Pada awalnya hanya sedikit orang yang berpartisipasi, namun seiiring waktu akan semakin banyak orang yang ikut, membantu dan berpartisipasi dalam kegiatan social projects tersebut. Semakin banyak orang yang berpartisipasi, semakin besar pula dampak yang diberikan terhadap brand yang dipromosikan dalam social projects.

Leave a Comment