Kreatif dan Inovatif : Melihat Masalah dengan Perspektif yang Berbeda

Ada sebuah cerita tentang sekelompok orang buta dan seekor gajah. Suatu ketika orang-orang buta itu diminta untuk mendeskripsikan gajah tersebut, mereka pun mulai menyentuh bagian-bagian tubuh gajah tersebut. Orang buta yang pertama berkata bahwa gajah seperti batang pohon, bundar dan tebal. Orang buta yang kedua membantah dan mengatakan sebaliknya bahwa gajah itu panjang dan lentur, orang buta yang ketiga berkata bahwa mereka berdua salah, gajah itu lebar dan melingkar seperti disk raksasa. Padahal apa yang mereka jelaskan hanyalah berupa bagian-bagian dari tubuh gajah (kaki, belalai, telinga). Mereka salah dalam menilai gajah secara keseluruhan, karena pengalaman mereka terbatas hanya dalam bagian-bagian tubuh gajah saja.

 perspektif-menghadapi-masalah

Menjadi Kreatif terkadang sama seperti menjadi orang buta. Kita menghadapi masalah yang tidak dapat kita lihat. Kita mencoba mengerti dan menyelesaikan masalah tersebut berdasarkan bagian yang dapat kita lihat saja. Yang menjadi masalah disini adalah kita cenderung melihat masalah yang sama, dan mencoba menyelesaikan masalah dengan cara yang sama. Sedangkan inovasi adalah ketika kita dapat memberikan solusi yang baru dengan pendekatan yang berbeda terhadap masalah yang sama.

 

Untuk melakukan pendekatan yang baru terhadap masalah yang sama, kita harus melihat masalah tersebut dengan perspektif yang berbeda. Jika kita hanya melakukan hal yang sama, kita juga akan selalu mendapatkan hasil yang sama. Ketika solusi baru telah didapatkan, kita harus merubah perspektif kita terhadap sebuah masalah. Ketika kita dapat mengeksplorasi sisi lain dari sebuah masalah, baik itu visual, fungsional, atau strategis, kita akan melihat sesuatu yang baru, yang memimpin kita menuju kreativitas dan inovasi yang sesungguhnya. Ketika apa yang kita lihat hanya telinga dan kaki, kita hanya membutuhkan belalai untuk membuat kita mengerti akan bentuk gajah yang sesungguhnya.

Leave a Comment